5 Pola Pikir Ini Yang Menggagalkan Kamu Bisa Menabung




Kamu sering tidak bisa menyisihkan uang untuk ditabung, bukan? Meski kamu adalah seorang berpenghasilan yang cukup besar pada setiap bulannya. Namun kenapa masih saja belum bisa menyisihkan uang untuk bekal hari tua nanti? Jika memang itu yang terjadi maka sadarilah bahwa kamu memiliki pola pikir yang salah di dalam memegang uang. Adanya kegagalan menyisihkan uang untuk ditabung itu karena pola pikir yang belum tepat.

 

Menabung di Usia Muda

Menabung di Usia Muda via mymirrormaze.wordpress.com

 

Dalam artikel ini kami akan menginformasikan kepada kita tentang pola pikir yang sering membuat kita tidak bisa menabung dan selalu boros, salah satunya adalah:

  1. Kamu merasa boleh menghabiskan uang lebih hanya karena mendapat pemasukan tambahan.

Nah, tanpa kita sadari, hal ini merupakan upaya pemborosan. Di sini, seharusnya kamu harus mengatur keuangan dengan target. Karena tanpa kamu memiliki target untuk tidak menghamburkan uang dan membiarkan pengeluaran yang terus-menerus, maka tanpa disadari kamu tidak akan bisa menyisihkan uang untuk tabungan. Ya, ketika kamu memperbolehkan dirimu untuk menghabiskan uang lebih hanya karena mendapat pemasukan tambahan, hal itu merupakan salah satu upaya pemborosan. Misalnya saja bulan ini kamu memiliki bonus berupa tambahan uang gaji. Alih-alih memiliki pengeluaran yang sama seperti bulan kemarin, kamu justru merasa bahwa keuanganmu sedikit longgar sehingga tak apa untuk menghabiskan uang lebih dari biasanya. Hal inilah yang secara tanpa disadari menjadi batu sandungan untukmu berhemat dan menabung. Sehingga berapapun besaran gaji yang kamu terima tiap bulan pasti akan tandas karena kamu merasa boleh-boleh saja menghabiskan uang.

  1. Kewajiban mempertebal tabungan dirasa masih terlalu dini.

Akhirnya, kamu tak memiliki tabungan sama sekali. Pola pikir yang semacam ini yang sering membuat kamu tidak bisa menyisihkan uang untuk ditabung, maka hindari pola pikir yang Anda rasa bahwa menabung itu terlalu dini untuk dilakukan di masa muda. Kamu merasa bahwa menunda tabungan sah-sah saja, bahkan kamu merasa bahwa menabung bisa dilakoni nanti-nanti saja. Maka tak heran bila sampai pada detik ini pun uang gajimu masih tandas dan kamu masih belum memiliki tabungan bekal masa depan.

  1. Kerancuan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan masih sering kamu alami.

 

 

Pola pikir ini yang akan menjadi momok dan akibatnya tidak bisa menyisihkan uang untuk ditabung. Rubahlah pemikiran yang dapat menyebabkan kantong kering. Seringkali Anda tidak bisa memilah antar keinginan dan kebutuhan, sehingga semuanya dibeli. Itu namanya tidak prosuktif, dahulukan kebutuhan, setelah itu menabung sisa tabungan untuk keinginan.

  1. Pola pikir balas dendam masih sering kamu praktekkan.

Ketika memiliki uang lebih, lalu rakus membeli banyak barang yang dulu sempat diinginkan. Pola pikir satu ini juga sering membuat kondisi perekonomianmu berjalan timpang. Kamu sering mengadopsi pola pikir balas dendam tiap setelah gajian. Misalnya, dulu kamu tak memiliki untuk membeli suatu barang, namun begitu sekarang memiliki uang kamu merasa harus membeli barang tersebut. Padahal sebenarnya kamu sedang tak terlalu membutuhkan barang tersebut. Hal inilah yang juga menjadi pemicu utama uangmu sering ludes seketika dan tanpa makna.

  1. Merasa bahwa gaji adalah milik sendiri.

Selain merasa bahwa uang gaji merupakan milikmu sendiri, pendapatan bulanan juga sering membuatmu merasa mampu. Bahkan, rasa gengsi dan malu sering mengikuti. Alhasil, kamu pun merasa tak apa jika harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli ini itu daripada di akhir hari dianggap tak punya maupun tak mampu.

Nah, itu dia beberapa penyebab yang membuat kita tidak bisa menabung. Bagaimana dengan kamu? (sp)

 

 

 

Related Post

Author : Refresho Refresho

Refresho Coffee Shop | Kedai Kopi Unik





Comments

comments