Cara Memperlancar Asi Dengan Daun Katuk

Semua orang pasti ingin bisa menyusui anaknya dengan sempurna karena naluri kita sebagai manusia.  Tapi, bagaimana bila ternyata itu terhalang karena sang ibu tidak ada air susunya?  Ini juga tejadi dengan istri saya saat menyusui anak pertama saya.  Pada saat itu, setelah melahirkan jumlah air susu yang ada sangat sedikit hingga harus di peras agar bisa di berikan ke anak saya.  Terlebih, pada saat itu anak saya tidak bisa menyusui lansung karena ibunya melahirkan secara operasi.  Mungkin saja pada saat setelah melahirkan, susu formula yang di berikan dengan menggunakan dot yang berbentuk bulat, bukan pipih. (Belakangan saya ketahui pada anak saya yang ke dua, dengan dot model pipih membuat anak akan bisa menyusui ASI.)

Daun Katuk Sauropus androgynus Untuk Memperlancar Asi Saat Menyusui

Daun Katuk Sauropus androgynus Untuk Memperlancar Asi Saat Menyusui

Lalu, ibu saya menyarankan untuk menjadikan daun katuk ini sebagai sayuran agar ASI bisa bertambah banyak.  Penggunaan daun katuk ini ternyata sudah di gunakan secara turun-temurun oleh orang-orang.  Sayuran ini juga terbukti efektif untuk memperbanyak ASI selain sayur-sayuran lainnya.  Karena di depan rumah saya ada satu pohon katuk, akhirnya saya mengambilnya dari sana.  Pohon ini terbilang jarang ada.  Tidak semua orang menanam daun ini.  Terlebih di kota. Di desa saja, pohon ini sudah jarang di temui.

Akhirnya, setelah rutin makan sayuran ini ASI istri saya pun bertambah banyak.  Karena keterbatasan daun katuk yang tersedia, akhirnya lama kelamaan  habis dan kami menggantinya dengan obat yang mengandung ekstrak daun katuk yang sekarang banyak di jual di pasaran. Selain itu, anak kami pun tetap tidak mau minum asi yang membuat kami terpaksa memberikan susu formula kepada dia.

Buat Anda ibu-ibu yang ingin ASI bertambah banyak, silahkan di coba sayuran yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat ini. Seperti yang di kutip dari berbagai sumber, daun katum mengandung protein hingga 7 persen dan serat kasar yang mencapai 94 persen. Selain itu, terdapat juga beragam vitamin seperti vitamin K, pro-vitamin A, vitamin B dan juga vitamin C.  Tidak hanya vitamin dan protein, dalam sayuran yang mengandung banyak klorofil di daun yang berwarna hijau ini juga terdapat mineral seperti kalsium, besi, kalium, fosfor, dan magnesium.  Asal tidak di konsumsi secara berlebihan, sayuran ini sangat cocok di konsumsi selama kita menyusui.  (sp)

Related Post

Author : Sasang P S

Hanya mencoba menuliskan kembali apa saja yang saya lihat, dengar, pikirkan dan rasakan. Beberapa harapan dan impian saya juga saya tulis untuk nantinya saya lihat kembali, untuk tahu bagaimana saya yang sebenarnya dulu dan sekarang.


Comments

comments