Pentingnya Niat Untuk Bisa Berhenti Merokok

TIPS UNTUK BERHENTI MEROKOK

Niat menjadi kunci utama

Seperti yang telah saya singgung di Tips ampuh saya untuk berhenti merokok, mungkin sebagian besar perokok yang ingin berhenti tahu akan hal ini. Kunci utama agar bisa berhenti bukanlah dari orang terdekatnya atau orang lain, melainkan dari diri sendiri. Percuma orang lain memberikan dukungan sebesar apapun bila Anda tidak punya niat yang besar dalam diri Anda sendiri. Percuma juga walaupun Anda memborong banyak buku tentang tips berhenti merokok, bila Anda tidak mempunyai niat yang kuat untuk bisa bebas dari rokok ini.

Saya masih ingat ketika istri saya dulu bertanya kepada saya, bagaimana kalau dia akan membakar selembar uang duapuluh ribuan (uang yang biasa saya gunakan untuk merokok dalam sehari) itu di bakar, apakah akan membuat saya akhirnya mempunyai niat untuk berhenti? Dia pun mengatakan bukankah dengan saya merokok selama sehari berarti saya sama dengan membakar uang tersebut? Dan Saya pun menjawab tidak. Walaupun saya juga sadar bahwa hal itu benar, akan tetapi niat untuk segera berhenti itu kadang-kadang besar akan tetapi juga kadang sangat kecil sehingga kita seakan tidak merasa sadar. Saya saat itu juga tahu, bila niat yang besar itu tidak muncul dalam hati sendiri, hal itu tidak akan mampu menjadikan kita berhenti merokok.

Biasanya, para perokok yang pernah gagal dalam mencoba berhenti merokok sadar bahwa gagalnya mereka di akibatkan oleh kurangnya niat tersebut. Di tengah perjuangan melawan nafsu untuk tidak merokok, seorang akan bisa merokok kembali jika tidak mempunyai niat yang besar. Kita harus bisa melawan nafsu dalam diri kita sendiri agar bisa melewati itu semua.  (Baca : Perlakukan Rokok Sebagaimana Mestinya)

Bahkan, ada beberapa orang yang mampu menahan untuk tidak merokok selama seminggu atau sebulan akan tetapi tetap kembali merokok lagi karena kurangnya niat ini. Kurangnya niat mengakibatkan mudahnya tergoda kembali akan kenikmatan semu rokok yang terus membelenggu sang perokoknya.  Apalagi, di saat-saat waktu kritis kita tidak bisa menjauh untuk sementara dengan teman-teman lain yang perokok.  Bukankah ada teman kita yang tetap menawari kita untuk kembali merokok padahal kita sudah berhenti? Nah, teman yang seperti itu harus kita jauhi untuk sementara bila kita ingin berhasil berhenti merokok untuk selamanya.  (Baca: Mengurangi Rokok Sulit Untuk Berhasil)

Lalu, bagaimana cara mengetahui kapan saat kita sudah mempunyai niat yang bagus dan tidak. Menurut pengalaman saya, cara yang paling obyektif dalam mengetahui seberapa besar niat kita untuk stop merokok adalah dengan melihat kepada diri kita sendiri. Salah satunya, apakah kita sudah berani berdoa agar Allah memberikan kita kekuatan dan petunjuk agar kita bisa terlepas dari ketergantungan kepada rokok ini? Semakin konsisten doa kita, berarti semakin baik niat kita untuk berhenti merokok.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah berani berdoa dan meminta petunjuk dan kekuatan kepada Alloh? Berdoalah sekarang juga agar Anda segera terlepas dari belenggu nikotin yang selama ini Anda alami. Mintalah agar selalu di jauhkan dengan teman-teman yang tidak bermanfaat yang selalu menggoda kita untuk kembali merokok.  Ingatlah selalu bahwa siapa yang di berikan petunjuk oleh Alloh, maka tidak ada satupun orang yang bisa menyesatkan kita. Dan barang siapa yang sudah beri kekuatan oleh Alloh, tidak ada satupun hal yang bisa melemahkan kita.  Ingat juga kawan. Bahwa kita bukanlah apa-apa. Kita mahkluk yang lemah yang senantiasa membutuhkan pertolongan Alloh.  Berdoalah. Niscaya Alloh akan mengabulkan doamu bila engkau yakin doamu akan terkabul. (sp)

Related Post

Author : Sasang P S

Hanya mencoba menuliskan kembali apa saja yang saya lihat, dengar, pikirkan dan rasakan. Beberapa harapan dan impian saya juga saya tulis untuk nantinya saya lihat kembali, untuk tahu bagaimana saya yang sebenarnya dulu dan sekarang.


Comments

comments